TipsPrediksi
Prediksi Skor Bola & Berita Terbaru berbagai kancah Liga Dunia tersajikan disini, seperti Liga Champions, Eropa, Inggris, Spanyol, Italia dan Prancis.

Conte Terkejut dengan Permainan Slavia Praha

22

Internazionale Milan gagal memulai Liga Champions 2019/20 dengan hasil positif. Menghadapi Slavia

Praha pada Selasa (17/09) di Stadion Giuseppe Meazza, Inter harus puas dengan skor imbang 1-1.

 

Inter bahkan terlebih dahulu kebobolan melalui gol Peter Olayinka. Skuat asuhan Antonio Conte itu

bahkan baru bisa menyamakan kedudukan pada injury time babak kedua alias jelang bubaran laga,

melalui gol Nicolo Barella.

 

Conte mengakui tak siap dengan permainan Slavia Praha yang bermain menyerang. Oleh karenanya ia

merasa bertanggung jawab atas kegagalan timnya meraih kemenangan.

 

“Slavia Praha benar-benar menunjukkan permainan tim Eropa; agresif dan berintensitas tinggi. Kami

tidak menemukan solusi untuk mengatasinya,” ujar Conte pada Sky Sport Italia. “Di laga lain, kami

terbiasa menghadapi tim yang bertahan dan menunggu kami menyerang, sementara Slavia menyerang

kami.”

 

“Kami kesulitan dan jujur saja aku pun tak puas dengan penampilan kami. Tapi aku adalah orang yang

paling bertanggung jawab atas hasil buruk ini, karena terbukti bahwa aku tidak bisa memberikan efek

seperti yang aku inginkan dari sejumlah pilihan yang aku ambil atau dalam menjelaskan laga seperti apa

yang akan kami hadapi pada para pemain,” sambung eks pelatih Juventus dan Chelsea tersebut.

 

Hasil imbang tersebut dibarengi dengan hasil imbang di laga lain, yakni Borussi Dortmund melawan

Barcelona yang bermain imbang tanpa gol. Jika Inter menang, tentu itu akan menjadi keuntungan buat

Inter.

 

Conte tentu akan berusaha memperbaiki permainan timnya. Gagal menang melawan Slavia, yang

merupakan tim terlemah di Grup F, jelas sebuah kerugian. Tiga laga berikutnya di Grup F ini Inter akan

menghadapi Barcelona dan dua kali menghadapi Dortmund, sebelum kembali menghadapi Slavia Praha

dan di akhiri dengan menjamu Barcelona di laga terakhi.

 

“Kami seharusnya bisa bermain jauh lebih baik, ini bukan tipe sepakbola yang kami latihankan. Kami

harus meningkatkan diri dalam hal karakter juga, tapi ketika aku berbicara tentang proses, ini bisa

melalui permainan seperti ini juga, sehingga kami tahu seperti apa situasinya.”

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!